Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 27, 2014

Kisah Sandal Jepit

Di sebuah toko sepatu dikawasan perbelanjaan termewah di sebuah kota, Nampak di etalase sebuah sepatu dengan anggun diterangi oleh lampu yang indah. Dari tadi dia Nampak jumawa dengan posisinya, sesekali dia menoleh ke kiri dan ke kanan untuk memamerkan kemolekan designnya, haknya yang tinggi . Pada saat jam istirahat, seorang pramuniaga yang akan makan siang meletakkan sepasang sandal jepit tidak jauh dari letak sang sepatu .

Tanam Hari Ini, Petik Hari Esok

"Sebagai seorang pemuda, George jauh dari kehidupn yang kaya raya. Namun, dia sangat menyayangi ibunya yang sudah sangat tua dan cacat. Ibunya harus duduk di kursi roda, dan George sering mndorong kursi roda itu untuk ibunya. Dia melihat ibunya tersentak-sentak tidak nyaman ketika roda besi kursi roda tersebut melewati jalan yang tidak mulus. Dia ingin melakukn sesuatu yang dapat mengurangi ketidaknyamanan yang dirasakan ibunya. Pada masa itu, ditemukanlah suatu materi yang menjadi buah bibir. Orang-orang mulai sering mengagumi kelenturan dan kehalusan materi itu. Nama materi tersebut adalah karet!. George mengambil serat-serat karet dan membalutkannya di sekeliling roda besi kursi roda. Ia mnemukn bahwa materi karet ini membuat gerakan roda lebih mulus, sehingga ibunya merasa sangat nyaman."

Rp. 20.000,-/ Jam

Seorang pria pulang kantor terlambat, dalam keadaan lelah dan penat, saat menemukan anak lelakinya yang berumur 5 tahun menyambutnya di depan pintu. “Ayah, boleh aku tanyakan satu hal?” “Tentu, ada apa?” “Ayah, berapa rupiah ayah peroleh tiap jamnya?” “Itu bukan urusanmu. Mengapa kau tanyakan soal itu?” kata si lelaki dengan marah. “Saya cuma mau tahu. Tolong beritahu saya, berapa rupiah ayah peroleh dalam satu jam?” si kecil memohon.
"Rugi besar itu tidak mendapatkan pelajaran (hikmah) dan mengabaikan pelajaran yang sudah ada di setiap harinya".  #ASM
Salah satu do'a-ku kepada Tuhan (ALLAH SWT), "Ya Robb, tunjukkanlah aku kepada dia yang terbaik,  yang jika aku tidak lebih baik darinya,  aku dijadikan lebih baik dikarenakan dia. Dan jika dia tidak lebih baik dariku, mampukan hamba-Mu ini untuk membawanya lebih baik". #ASM
Terkadang diantara kita saling bertanya,"Masih adakah laki-laki/ wanita yang shaleh/shalehah di zaman sekarang?" Mungkin alangkah lebih baik kita menanyakan seperti ini," Apakah diri ini sudah berusaha menjadi pribadi yang shaleh/ shalehah?" Saat Anda sudah berusaha untuk menjadikan diri Anda pribadi yang shaleh/ shalehah. Maka Anda akan yakin bahwa orang yang shaleh/ shalehah itu betul-betul ada. Jangan hanya bertanya saja, namun menjadilah pribadi yang shaleh/ shalehah. #ASM